Senin, 09 Februari 2015

Siklus Kerja Motor Bensin 4 Langkah

1. Silkus Kerja Motor Bensin 4 Langkah     
      Disebut Motor Bensin 4 Langkah (4 Tak) karena mesin ini bekerja karena adanya bensin sebagai bahan bakar utama dengan sistem kerja motor 4 Langkah. Langkah kerja mesin bensin disini kita ukur dengan gerakan naik turun piston dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah), piston tersebut digerakan oleh Crankshaft (poros engkol) melaui perantara Connecting Rod (stang piston) yang berfungsi merubah putaran poros engkol menjadi gerakan bolak-balik pada Piston.
      Mari kita perhatikan bagaimana mesin bensin 4 langkah mengubah bahan bakar menjadi tenaga. Dalam gambar skema mesin bensin (gambar 1), campuran udara dan bensin dihisap ke dalam silinder. Kemudian dikompresikan oleh piston pada saat bergerak naik. Bila campuran udara dan bensin terbakar dengan adanya percikan api dari busi yang panas sekali,  maka akan menghasilkan tekanan gas pembakaran yang besar di dalam ruang silinder. Tekanan gas pembakaran ini mendorong piston kebawah, yang menggerakan piston naik turun dengan bebas di dalam silinder. Dari gerak bolak balik (naik-turun) piston dirubah menjadi gerak putar pada poros engkol melalui stang piston. Gerak putar inilah yang menghasilkan tenaga pada sepeda motor.
Gambar 1. Skema mesin bensin

      Posisi tertinggi yang dicapai oleh piston di dalam silinder yaitu  disebut titik mati atas (TMA), dan posisi terendah dari piston disebut dengan titik mati bawah (TMB). Jarak bergeraknya antara TMA dan TMB yaitu disebut langkah piston (stroke) bisa dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Langkah Piston

      Campuran udara dan bensin dihisap ke dalam silinder dan gas yang telah dibakar harus dibuang keluar, dan ini harus berlangsung secara tetap.  Pekerjaan ini dilakukan dengan adanya gerak naik turun piston di dalam silinder. Proses menghisap campuran udara dan bensin ke dalam silinder, mengkompresikan, membakarnya, dan mengluarkan gas bekas pembakaran dari silinder, disebut satu siklus kerja motor 4 langkah.
      Untuk mengetahui proses kerja motor bensin 4 langkah adalah sebagai berikut :
a. Langkah Hisap
Gambar 3. Langkah hisap

      Piston bergerak turun dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah) (gambar 3) dan posisi klep masuk terbuka sedangkan klep buang tertutup. Sehingga karena terjadi kevakuman pada ruang silinder secara otomatis campuran bensin dan udara dari karburator (alat pengabut) akan terhisap ke dalam ruang silinder karena adanya hisapan piston dan poros engkol berputar 180 derajat (setengah putaran).

b. Langkah Kompresi
Gambar 4. Langkah kompresi

      Dalam langkah ini, campuran bensin dan udara yang telah masuk ke silinder dikompresikan (dimampatkan) karena piston bergerak naik dari TMB (titik mati bawah) ke TMA (titik mati atas) (gambar 4), dan kedua klep yaitu klep masuk dan klep buang dalam keadaan tertutup sehingga terjadi peyempitan ruang dan tekanan menjadi naik dan poros engkol berputar 360 derajat (1 putaran).

c. Langkah Usaha
Gambar 5. Langkah usaha

     Pada saat langkah usaha semua klep yaitu klep masuk dan klep buang dalam keadaan tertutup. Pada langkah kompresi diatas Sebelum piston mencapai TMA (titik mati atas) sekitar 15 derajat sebelum TMA (titik mati atas) busi memercikan bunga api listrik, sehingga gas pembakaran yang terdiri dari campuran bahan bakar dan udara yang telah dikompresi menjadi gas bertekanan akan terbakar. Disini mulai terjadi tekanan yang sangat tinggi karena terjadi pembakaran, dan tekanan tersebut akan mendorong piston bergerak turun dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah) (gambar 5) dan poros engkol berputar 180 derajat (1,5 putaran). Usaha inilah yang menjadi tenaga (engine power).

d. Langkah Buang
Gambar 6. Langkah buang

     Dalam langkah ini,  piston bergerak naik dari TMB (titik mati bawah) ke TMA (titik mati atas) (gambar 6) posisi klep masuk menutup dan klep buang terbuka, dan gas bekas pembakaran akan terdorong keluar dari silinder lewat klep buang dan poros engkol berputar 360 derajat (2 putaran).
        Ketika piston mencapai TMA (titik mati atas), akan mulai bergerak lagi untuk persiapan berikutnya, yaitu langkah hisap. Poros engkol telah melakukan 2 putaran penuh dalam 1 siklus terdiri dari 4 langkah piston, hisap, kompresi, usaha, buang yang merupakan dasar kerja dari mesin 4 langkah

     Saya rasa sudah cukup lengkap apa yang saya jelaskan pada Pembahasan Siklus Kerja Motor Bensin 4 Langkah. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah dalam penulisan, semoga ilmu ini bisa bermanfaat dan berguna bagi anda yang membutuhkannya.